• Rabu, 30 November 2022

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bogor Menggelar Aksi Unjuk Rasa

- Senin, 5 September 2022 | 19:24 WIB
Mahasiswa saat menggelar Aksi Unjuk Rasa Menolak kenaikan BBM  di Depan Istana Bogor
Mahasiswa saat menggelar Aksi Unjuk Rasa Menolak kenaikan BBM di Depan Istana Bogor

Reporter Bogor

BOGOR - Keputusan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) telah memicu demonstrasi dari para mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) di kawasan Istana Kepresidenan Bogor, pada Senin (5/9/2022).

Dalam aksinya, para mahasiswa menyatakan menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, terutama jenis Pertalite yang menjadi konsumsi mayoritas masyarakat menengah ke bawah.

“Menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi,” kata Koordinator Lapangan, Maulana Lazuardi dalam pernyataannya.

Menurutnya, tindakan menaikan harga BBM sesuai harga pasar merupakan bentuk ekonomi liberalisme yang harus ditolak. Pihaknya juga meminta pemerintah untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat miskin.

“Menuntut pemerintah menjaga ketersediaan dan pendistribusian BBM subsidi bagi masyarakat miskin di seluruh Indonesia,” ujar Maulana.


Sebelumnya, keputusan kenaikan harga BBM bersubsidi itu disampaikan oleh Presiden Jokowi yang didampingi para Menteri Terkait, pada Sabtu (3/9).

“Pertalite dari Rp 7.650 per liter, solar subsidi dari Rp 5.150 per liter jadi Rp 6.800 per liter, Pertamax nonsubsidi naik dari Rp 12.000 jadi Rp 14.500 per liter,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif saat mendampingi Jokowi.

Terkait itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun dan akan terus meningkat.

Halaman:

Editor: Asep kurniawan

Tags

Terkini

Dituding Selingkuh, Dinar Candy Diputusin Ridho Ilahi

Kamis, 8 September 2022 | 10:06 WIB

Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo

Selasa, 6 September 2022 | 17:44 WIB
X