Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bogor Menggelar Aksi Unjuk Rasa

- Senin, 5 September 2022 | 19:24 WIB
Mahasiswa saat menggelar Aksi Unjuk Rasa Menolak kenaikan BBM  di Depan Istana Bogor
Mahasiswa saat menggelar Aksi Unjuk Rasa Menolak kenaikan BBM di Depan Istana Bogor


Menurutnya, lebih dari 70% subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.

“Mestinya uang pemerintah itu diberikan untuk subsidi bagi masyarakat kurang mampu. Subsidi harus menguntungkan masyarakat kurang mampu,” kata Jokowi.

Merespons kenaikan harga BBM itu, Lazuardi menilai kebijakan liberalisme hanya akan menguntungkan pihak asing dan para pemilik modal. Sementara, rakyat kecil hanya bisa gigit jari. Pihaknya juga menuding Pemerintah sudah kehilangan cara untuk memperbaiki perekonomian. Padahal, besarnya utang luar negeri, kasus mafia migas, bahkan tingkat penyerapan anggaran yang buruk merupakan penyebab tidak optimalnya APBN.

“Bukannya menyelesaikan masalah-masalah tersebut, Pemerintah malah memilih untuk menaikan harga BBM bersubsidi yang jelas-jelas berdampak sistemik terhadap buruknya perekonomian di negeri ini,” keluhnya.

Usai aksi di area Jalan Sudirman, dengan pengawalan ketat massa kembali bergerak menuju gedung DPRD Kota Bogor. Awalnya massa tidak diperkenankan masuk, hingga terjadi saling dorong mendorong dan akhirnya pihak DPRD menerima untuk audensi di aula gedung serbaguna dengan Ketua dan Wakil DPRD Kota Bogor. (Nai)

Editor: Dejan Julianto

Halaman:

Editor: Asep kurniawan

Tags

Terkini

Dituding Selingkuh, Dinar Candy Diputusin Ridho Ilahi

Kamis, 8 September 2022 | 10:06 WIB

Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo

Selasa, 6 September 2022 | 17:44 WIB
X