• Rabu, 30 November 2022

Pemkot Bogor Alokasikan 2 Persen DAU untuk Sopir Angkot, Ojol dan Padat Karya

- Sabtu, 17 September 2022 | 19:36 WIB
Foto : Ist Humas Pemkot Bogor
Foto : Ist Humas Pemkot Bogor

dnewsstar - Pemerintah Kota Bogor akan segera mengalokasikan anggaran dua persen dana alokasi umum (DAU) untuk bantuan sosial yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Rencananya, anggaran sebesar Rp4,6 miliar tersebut dikucurkan paling tidak pada Oktober 2022 mendatang.

"Yang Rp4,6 miliar dua persen DAU usulan sudah masuk ke Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan. Tapi dalam pelaksanaannya, kita menunggu perubahan anggaran, karena SIPD (sistem informasi pembangunan daerah) di Mendagri belum ada jika KUA-PPAS periode sekarang," kata Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah-Sofiah-Dwikorawati">Syarifah Sofiah Dwikorawati, Sabtu (17/9/2022).

Pemerintah Kota Bogor, lanjut Syarifah, dalam waktu dekat akan menyampaikan soal penggunaan DAU ke DPRD Kota Bogor untuk dibahas dengan harapan pembahasan APBD Perubahan 2022 selesai di September ini.

"Di Perubahan ini kita akan menyampaikan ke dewan hari Senin. Setelah itu dibahas dan berharap di bulan September selesai. Setelah itu kita masih bisa memberikan bantuan untuk di Oktober, November dan Desember," paparnya.

Secara juklak juknis penggunaan DAU untuk bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat penyesuaian BBM, dijelaskan olehnya, pemerintah pusat menyerahkan ke pemerintah daerah.

"Jadi kisi-kisinya tiga kegiatan, boleh digunakan untuk bantuan sosial kepada masyarakat, padat karya dan subsidi perusahaan transportasi," imbuhnya.

Dalam hal ini, Pemkot Bogor memilih dua kegiatan dari tiga kegiatan yang dipersyaratkan tersebut.

"Kita tidak pilih subsidi perusahaan transportasi. Yang kita pilih padat karya dengan bantuan ini diberikan untuk sopir angkot dan ojek oline," kata Syarifah.

Adapun sopir angkot yang menerima bantuan berjumlah 1.650 orang, sedangkan ojok online sekitar 1.000 orang. Mereka akan mendapatkan sebesar Rp600 ribu dengan rincian Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan.

Sementara padat karya, terang Sekda, pelaksanaan kegiatannya lebih kepada penanganan daerah-daerah rawan bencana di Kota Bogor. Ia mencontohkan seperti penanganan luapan banjir kali Cibagolo.

Halaman:

Editor: Asep kurniawan

Tags

Terkini

Lapas Bogor Resmikan Instalasi Air Langsung Konsumsi

Senin, 28 November 2022 | 19:46 WIB

BK DPRD Kota Bogor Tampung Aspirasi KADIN dan Jaskon

Kamis, 24 November 2022 | 20:22 WIB

RSUD dan IDI Kota Bogor kembali Kirim Tenaga Medis

Rabu, 23 November 2022 | 14:59 WIB

RSUD Kota Bogor Tampung Korban Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 14:58 WIB

Produk UMKM Alumni IPB Menembus Pasar Eropa

Selasa, 22 November 2022 | 20:59 WIB

Porwanas Jatim 2022: Tim Catur DKI Menang Dua Babak

Selasa, 22 November 2022 | 13:55 WIB

DPC Internasional HA IPB Belanda Dilantik

Minggu, 20 November 2022 | 19:03 WIB
X