• Rabu, 30 November 2022

Aksi Tawuran Telan Korban Jiwa, Polresta Bogor Kota Tetapkan 6 Tersangka

- Minggu, 18 September 2022 | 16:34 WIB

dnewsstar - Polisi menetapkan enam tersangka kasus tawuran antarremaja yang mengakibatkan tewasnya F (18), warga Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor. Insiden berdarah tersebut terjadi di kawasan Jalan Roda, pada Sabtu (17/9/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, aksi tawuran yang terjadi pada dini hari tersebut melibatkan dua kelompok remaja dengan nama Athopink Reborn dan Parung Destroyer.

Pascakejadian, Satreskrim Polresta Bogor Kota langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan dalam waktu tidak lebih dari 1x24 jam berhasil mengamankan 18 remaja dari dua kelompok tersebut di sejumlah lokasi berbeda.

"Dari 18 orang ini kami kelompokkan kembali dalam peranannya masing-masing, sehingga berdasarkan hasil penyelidikan dilanjutkan dengan gelar perkara kami menetapkan enam tersangka dalam peristiwa ini," paparnya didampingi Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto, Ahad (18/9/2022).

Ferdy menambahkan, keenam tersangka dibagi dalam tiga kategori kelompok. Kategori kelompok pertama dengan tersangka FG (19) dan RH (18).

"FG ini adalah orang yang berhadapan langsung dengan korban dan yang melakukan tindakan penganiayaan menggunakan sajam (senjata tajam) sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia. FG juga mengalami luka di telinga. Jadi memang ini sifatnya berkelahi masing-masing menggunakan sajam," katanya.

Sementara tersangka RH perannya mengajak sekaligus mengirimkan undangan untuk melakukan tawuran. Berikutnya, kategori kelompok kedua dengan tersangka MDP (14) dan IS (13). Keduanya turut serta melakukan.

Kategori kelompok ketiga, lanjut Ferdy, mereka yang menguasai atau menyembunyikan senjata tajam yang dipergunakan untuk tawuran di rumahnya. Dalam kelompok ini ada dua tersangka, yakni MM (16) dan IF (18).

"Untuk 12 orang lainnya sementara masih kami jadikan saksi karena memang mereka ada di TKP (tempat kejadian perkara) janjian untuk melakukan tawuran walaupun pada pelaksanaannya yang 12 orang ini tidak terlibat hanya memantau dari jarak tertentu," imbuhnya.

Dijelaskan, tawuran tersebut terjadi dilatari dendam lama, lantaran salah satu anggota dari kelompok tersebut pernah dipukul oleh kelompok yang lain. Aksi tawuran itu pecah setelah mereka janjian terlebih dahulu lewat media sosial.

Halaman:

Editor: Asep kurniawan

Tags

Terkini

Lapas Bogor Resmikan Instalasi Air Langsung Konsumsi

Senin, 28 November 2022 | 19:46 WIB

BK DPRD Kota Bogor Tampung Aspirasi KADIN dan Jaskon

Kamis, 24 November 2022 | 20:22 WIB

RSUD dan IDI Kota Bogor kembali Kirim Tenaga Medis

Rabu, 23 November 2022 | 14:59 WIB

RSUD Kota Bogor Tampung Korban Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 14:58 WIB

Produk UMKM Alumni IPB Menembus Pasar Eropa

Selasa, 22 November 2022 | 20:59 WIB

Porwanas Jatim 2022: Tim Catur DKI Menang Dua Babak

Selasa, 22 November 2022 | 13:55 WIB

DPC Internasional HA IPB Belanda Dilantik

Minggu, 20 November 2022 | 19:03 WIB
X