508 Advokat Bacakan Fakta integritas Terkait transparansi penanganan covid 19

- Sabtu, 5 November 2022 | 09:35 WIB
Garda Hukum 508
Garda Hukum 508

DNEWSSTAR - Sejumlah pengacara tergabung dalam Garda Hukum 508 kembali menuntut transparansi pemerintah dan DPR RI terkait penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia yang sudah banyak menelan korban jiwa dan menghabiskan anggaran yang sangat besar.

Tuntutan itu mereka sampaikan melalui fakta integritas yang dibacakan oleh Ketua GH 508 Gideon saat mendeklarasikan pengukuhan Garda Hukum 508 di Monumen Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis (3/11) kemarin.

Pendiri GH 508 Joko Ahmad Sampurno menegaskan sejauh ini pihaknya menduga adanya kejanggalan dalam penanganan pandemi dan penerapannya sehingga banyak memicu korban baik yang terpapar maupun yang meninggal dunia.

Baca Juga: Pemerintah Naikkan Tarif Cukai Hasil Tembakau Tahun 2023 dan 2024

“Diduga banyak penyimpangan hukum dan undang-undang yang dilakukan oleh oknum. Selain itu juga tentang Undang-Undang Karantina yang dibuat oleh DPR sebelum Covid 19 melanda Indonesia,” ungkap Joko melalui keterangan resminya di Jakarta pada Jumat (4/11) hari ini.

Joko mengatakan dalam menghentikan pandemi yang terjadi saat ini. Para Kementerian Kesehatan dunia dan Indonesia tidak menggunakan prosedur penghentian pandemi Covid 19 yang sesuai dengan Ilmu Biologi dan Ilmu Kedokteran dalam memberantas virus.

“Penghentian Pandemi Pathogen (Virus/Bakteri) dilakukan dengan membasmi Virus/Bakteri atau membasmi pembawanya. Artinya untuk menghentikan pandemi Covid 19 adalah dengan membasmi Virus Covid 19 atau mengecilkan kelembaban udara,” tegas Joko.

Baca Juga: The Cafe Suguhkan Makanan Sehat dan Glowing Bagus Untuk Kesehatan Kulit

Sayangnya, lanjut Joko. Kementerian Kesehatan diseluruh dunia lebih memilih menggunakan strategi Karantina, 5M, dan Vaksin. Sehingga justru diduga malah menghasilkan pembesaran Pandemi Covid 19.

Halaman:

Editor: dejang suprianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FISIPKOM Borong Juara Unida Ambassador

Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:33 WIB
X