• Minggu, 29 Januari 2023

Komisi VIII DPR RI Dorong Penanganan Kebencanaan di Kota Bogor

- Sabtu, 5 November 2022 | 19:03 WIB
Foto : Istimewa Humas Pemkot Bogor
Foto : Istimewa Humas Pemkot Bogor

dnewsstar - Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pemerintah Kota Bogor. Kunker spesifik ini membahas terkait penanganan kebencanaan di Kota Bogor dan diakhiri dengan pemberian bantuan mobil dapur umum lapangan kepada BPBD Kota Bogor.

"Komisi VIII DPR RI ingin mengetahui langkah-langkah penanganan bencana sekaligus apa yang menjadi kebutuhan di Kota Bogor," ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya di Hotel Swiss Belinn, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (4/11/2022).

Bima Arya mengatakan, dari diskusi ini kemudian muncul satu keinginan bersama untuk penanganan kebencanaan jangka panjang sekaligus menjadikan Kota Bogor sebagai model penyelesaian bencana jangka panjang.

Tidak saja pembangunan bagi daerah yang terdampak secara fisik, namun juga relokasi warga yang tinggal di daerah kategori hitam atau rawan bencana.

"Kami sudah menyiapkan lahan untuk relokasi, tugas kami mengkomunikasikan kepada warga dan kami minta Komisi VIII bisa memfasilitasi dengan kementerian terkait," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menerima banyak masukan dan saran dari Komisi VIII untuk perbaikan sistem mitigasi bencana. Mulai dari sistem yang harus diperkuat, termasuk saran memasang alat-alat pendeteksi bencana di daerah yang sangat rawan.

Menurutnya, sistem mitigasi kebencanaan sudah berjalan. Namun, persoalan utamanya ada di lahan yang labil, faktor cuaca dan warga yang tinggal di daerah terlarang. Dua hal tersebut yang menjadi prioritas, di mana tercatat ada 1.001 rumah masuk kategori hitam yang harus segera dipindahkan.

"Lahannya sudah siap di bangun, tinggal anggarannya kita cari. Untuk anggaran kami minta bantu dikoordinasikan dan kami juga akan berkomunikasi ke menko, menteri PUPR dan gubernur untuk diakselerasi agar tahun depan sudah bisa dibangun," tandaanya.

Sementara Ketua Komisi VIII, Diah Pitaloka menyampaikan, Kota Bogor walaupun hanya terdiri dari enam kecamatan, namun penduduknya sangat padat. Sehingga jika ada titik bencana konsekuensinya sekian nyawa akan terancam.

Halaman:

Editor: Asep kurniawan

Tags

Terkini

FISIPKOM Borong Juara Unida Ambassador

Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:33 WIB

Wakil Wali Kota Bogor Keliling SSA Pakai Beam

Sabtu, 7 Januari 2023 | 12:50 WIB
X